Selasa, 25 Agustus 2009

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
By Mario Teguh


Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh..
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.



Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi
kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana
antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??


KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh..
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk
merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...


Stay Super.....



Salam,
Mario Teguh....

Selengkapnya...

Minggu, 23 Agustus 2009

PPh 21

Banyak perhitungan pajak,disini terdapat sedikit perhitungan pajak yang bisa membantu menurut UU perpajakan tahun 2004 dan sekilas tentang pajak itu sendiri.

Untuk itu dapat dilihat disini



Selengkapnya...

PAJAK

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan dengan tidak terjadi imbalan langsung dan bersifat memaksa untuk keprluan negara bagi kemakmuran rakyat berdasarka undang-undang

Jenis Pajak:
# Langsung
# Tidak langsung
lebih jelas ambil disini


Selengkapnya...

Rabu, 19 Agustus 2009

Indahnya Memberi




HIDUP UNTUK MEMBERI

Di suatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor,aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik,seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip di sela-sela kepadatan kendaraan di sebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta.

Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda,sambil membagikan bungkusan tersebut ,Ia menyapa akrab setiap orang, dari tukang koran, penyapu jalan, tuna wisma, sampai pak polisi.


Pemandangan itu membuatku tertarik,pikiranku lansung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya,apakah dia berjualan?”Kalau dia berjualan apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau…??,untuk membunuh rasa penasaranku,aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai di seberang jalan,setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang.De,”boleh kakak bertanya”? Silakan Kak,kalau boleh tahu yang barusan adik bagikan ke tukang Koran,tukang sapu ,peminta-minta bahkan Pak Polisi,itu apa..? Oh…itu bungkusan nasi dan sedikit lauk Kak,memang kenapa Kak!,dengan sedikit heran ,sambil ia balik bertanya.Oh…tidak!,Kakak cuma tertarik cara kamu membagikan bungkusan itu,kelihatan kamu sudah lama kenal dengan mereka?
Lalu ,adik kecil itu mulai bercerita,Dulu! Aku dan ibuku sama seperti mereka hanya seorang tuna wisma”,setiap hari bekerja hanya mengharapkan belaskasihan banyak orang,dan seperti Kakak ketahui hidup di Jakarta begitu sulit,sampai kami sering tidak makan, waktu siang hari kami kepanasan dan waktu malam hari kami kedinginan ditambah lagi pada musim hujan kami sering kehujanan,apabila kami mengingat waktu dulu,kami sangat-sangat sedih ,namun setelah ibuku membuka warung nasi, kehidupan keluarga kami mulai membaik.

Maka dari itu ,Ibu selalu mengingatkanku, bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu, jadi kalau saat ini kita diberi rejeki yang cukup,kenapa kita tidak dapat berbagi kepada mereka.

Yang ibuku slalu katakan” hidup harus berarti buat banyak orang “,karena pada saat kita kembali kepada Sang Pencipta tidak ada yang kita bawa,hanya satu yang kita bawa yaitu kasih kepada sesama serta amal dan perbuatan baik kita,kalau hari ini kita bisa mengamalkan sesuatu yang baik buat banyak orang ,kenapa kita harus tunda.

Karena menurut ibuku umur manusia terlalu singkat,hari ini kita memiliki segalanya,namun satu jam kemudian atau besok kita dipanggil Sang Pencipta ,”Apa yang kita bawa?”.Kata-kata adik kecil ini sangat menusuk hati,saat itu juga aku merasa lebih bodoh dari anak kecil ini,aku malu dan sangat malu.Yah…Tuhan ,Ampuni aku,ternyata kekayaan ,kehebatan dan jabatan tidak mengantaku kepadaMu.

Hanya kasih yang sempurna serta iman dan pengaharapan kepada-Mulah yang dapat mengiringku masuk ke surga.”Terimah kasih adik kecil,kamu adalah malaikatku yang menyadarkan aku dari tidur nyenyakku .

(Kasih itu sabar ,kasih itu murah hati,ia tidak cemburu,ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong, ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri,ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan,tetapi karena kebenaran ia menutupi segala sesuatu ,percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu ,sabar menanggung segala sesuatu ..kasih tidak berkesudahan)


Lakukanlah perkara-perkara kecil,dengan membagikan cerita ini kepada semua orang, semoga hasil yang didapat dari hal yang kecil ini berdampak besar buat banyak orang.

Selengkapnya...

blogger templates | Make Money Online