(1) Satukan dan lipat kedua tangan seperti saat berdoa.
Perhatikan tangan anda - apa yang terlihat ?
Jika jempol kiri di atas jempol kanan --> otak kiri
Jika jempol kanan di atas jempol kiri --> otak kanan
(2) Sekarang lipat lengan tangan menyilang di depan dada (seperti saat duduk di bangku SD).
Tangan kanan di atas tangan kiri --> otak kiri
Tangan kiri di atas tangan kanan --> otak kanan
Dari kedua pengamatan di atas (1+2), di bawah ini adalah
interpretasi dari
kepribadian anda :
KANAN-KIRI
Penuh pertimbangan, tradisional, jenis tidak langsung.
Secara naluri bisa membaca emosi orang lain, dan tanggapannya
secara alamiah
bersahabat.
Walaupun tidak terlalu berinisiatif dalam melangkah maju,
tetapi akan selalu
memberikan dukungan di belakang orang lain.
Memiliki kepribadian yang stabil dan penuh pertimbangan,
sehingga memberikan
perasaan terlindungi bagi orang lain.
Tetapi kelemahannya adalah mereka tidak bisa berkata "tidak";
meskipun
sebetulnya tidak ingin, mereka tetap akan berusaha
menyenangkan orang lain.
KANAN-KANAN
Tipe orang yang menyukai tantangan, berterus terang.
Satu kali mereka memutuskan satu hal, akan segera mengambil
tindakan.
Sangat ingin tahu dan menyukai tantangan. Berani menghadapi
tantangan tanpa
berpikir jauh (kadang kala dengan bodoh).
Kelemahannya adalah mereka tidak mendengarkan orang lain, dan
hanya
menyaring apa yang ingin mereka dengar dalam suatu percakapan,
serta sangat
subyektif.
Bagaimana pun juga, karena sikap terus terangnya, mereka
cenderung dengan
wajar menjadi orang yang populer.
KIRI-KIRI
Berdedikasi, dingin, perfeksionis, sangat logis dalam semua
aspek.
Satu-satunya cara untuk mengalahkan (atau memperngaruhi)
mereka adalah
dengan memberikan alasan-alasan yang tepat.
Mereka punya banyak kebanggaan, dan merasa kuat untuk
melalukan hal-hal yang
benar.
Jika mereka menjadi temanmu, mereka sangat bisa dipercaya.
Akan tetapi jika mereka adalah lawan, maka akan sangat susah
untuk membuat
kesepakatan dengan mereka.
Karena mereka bisa begitu perfeksionis, maka biasanya mereka
meninggalkan
kesan yang buruk karena susah untuk membuat kesepakatan saat
pertama kali
bertemu.
KIRI-KANAN
Suka memperhatikan orang lain, tipe pemimpin.
Punya kemampuan mengamati yang tajam dan dingin dalam
memandang melalui
berbagai situasi, dan bahkan masih bisa menimbang untuk
kebutuhan yang lain.
Karena mereka memiliki pembawaan yang kalem dan dingin, dan
rasa tanggung
jawab yang kuat, mereka bisa menjadi pemimpin dalam kelompok.
Populer diantara orang lain. Bagaimana pun, mereka mungkin
tidak bisa
menahan dirinya untuk mencampuri urusan orang lain karena
mereka selalu
punya keinginan yang kuat untuk memperhatikan orang lain.
Selalu peduli
dengan pandangan orang lain tentang dirinya, dan selalu
waspada.
Minggu, 27 September 2009
ORANG DENGAN OTAK KANAN ATAU OTAK KIRI ?
Diposting oleh dynkus di 19.02 0 komentar
Label: opini
Rabu, 16 September 2009
Pertanyaan yg Perlu di renungkan.

Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. .
Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ...
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar... Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. . Sebab kematian adalah PASTI adanya.....
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar... Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"... Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap
kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu... Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan
datang..
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. .
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ... Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"... Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya... Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu... Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...
Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru .. tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...
Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ...
"Semua itu benar...", kata Sang Guru... tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...
Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"... Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???
Diposting oleh dynkus di 17.28 0 komentar
Label: Renungan
KEBUTUHAN = KESEMPATAN
Share
Thursday, June 18, 2009 at 8:44pm
Suatu saat Yesus menyuruh murid-Nya membawa seekor keledai milik orang lain, guna dipinjam-Nya untuk Dia masuk kota Yerusalem. Dan alasan yang dipakai-Nya adalah: Tuhan memerlukannya… Wow, coba renungkan… Tuhan memerlukan sesuatu? Tidakkah itu berlebihan? Bukankah dia pencipta atas semuanya yang tidak memerlukan apapun? Ya memang benar demikian. Tuhan bisa menciptakan apapun bagi diri-Nya.. tetapi kalau Dia berkata kepada kita bahwa Dia memerlukannya, maka mengertilah bahwa itu sebuah Kesempatan yang Tuhan berikan buat kita. Kesempatan untuk ber- partner dengan Dia, kesempatan untuk dipakai-Nya, kesempatan untuk diberkati dengan limpah, kesempatan hidup dalam anugerah-Nya, kesempatan memiutangi-Nya sehingga Tuhan akan membalas dengan limpah segala sesuatunya. Saudara yang kekasih…
Tuhan memerlukannya…
Petrus Agung Purnomo
Diposting oleh dynkus di 17.23 0 komentar
Label: Kilas Balik
