Jumat, 05 Juni 2009

RPP

Dalam memulai proses KBM diperlukan suatu perencanaan yang matang, oleh sebab itu awal suatu pembelajaran diperlukan pembuatan RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA ….
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1

Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.

Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi kebutuhan manusia.

Indikator : 1. Mendeskripsikan pengertian kebutuhan.
2. Mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.
3. Mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.
4. Mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.
5. Mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.
6. Mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.

Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian kebutuhan.
b) Siswa dapat mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.
c) Siswa dapat mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.
d) Siswa dapat mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.
e) Siswa dapat mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.
f) Siswa dapat mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.

B. Materi Pokok
Kebutuhan manusia

C. Uraian Materi
a) Pengertian kebutuhan
b) Macam-macam kebutuhan
c) Hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan
d) Pengertian benda pemuas kebutuhan
e) Macam-macam benda pemuas kebutuhan
f) Kegunaan benda pemuas kebutuhan

D. Pendekatan
Kontekstual

E. Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok



F. Skenario Pembelajaran

1. Kegiatan Awal
a. Apersepsi
Guru mengingatkan dan mengembangkan pengetahuan siswa tentang kebutuhan siswa sendiri dan pengertian kebutuhan pada umumnya. Kemudian guru mempersilakan siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan atau melakukan kunjungan ke pasar di daerah sekitar. Selama kegiatan tersebut, guru menghimbau siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.
b. Motivasi
Pemenuhan kebutuhan adalah salah satu kegiatan ekonomi yang sangat mendasar. Pada pemenuhan kebutuhan, terlihat sikap seseorang dalam perencanaan perjalanan hidupnya.

2. Kegiatan Inti
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian kebutuhan.
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.
f. Kelompok kelima diberi tugas untuk mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru dan siswa melakukan refleksi
b. Penilaian
• Tes lisan dengan beberapa pertanyaan (kognitif)
• Lembar pengamatan (afektif)
• Lembar pengamatan (psiko motorik)
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi


G. Sumber dan Alat
Buku teks, OHP, spidol


Mengetahui ………, ………200….
Kepala Sekolah …. Guru Mata Pelajaran …



…………………... ………………………
NIP/NRK ……….. NIP/NRK …………...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA ….
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1

Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.

Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tak terbatas.

Indikator : 1. Mendeskripsikan pengertian kelangkaan.
2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.
3. Mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.
4. Bersikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian kelangkaan.
b) Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.
c) Siswa dapat mengidentifikasi mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.
d) Siswa dapat bersikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.

B. Materi Pokok
Kelangkaan dan pengalokasian sumber daya ekonomi

C. Uraian Materi
a) Pengertian kelangkaan
b) Penyebab kelangkaan
c) Penentuan alokasi sumber daya ekonomi
d) Sikap rasional dalam memenuhi kebutuhan

D. Pendekatan
Kontekstual

E. Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan

F. Skenario Pembelajaran

1. Kegiatan Awal
a. Apersepsi
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang kebutuhan. Banyak kebutuhan yang tidak terpenuhi karena keterbatasan sumber daya ekonomi. Kemudian guru mempersilahkan siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan masalah kelangkaan. Selama kegiatan tersebut, guru menghimbau siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.
b. Motivasi
Masalah kelangkaan adalah inti dari pembahasan mengenai masalah ekonomi.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian kelangkaan.
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan sikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru dan siswa melakukan refleksi
b. Penilaian
• Hasil kerja kelompok (kognitif)
• Lembar pengamatan (afektif)
• Lembar pengamatan (psiko motorik)
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi .
d. Siswa diberi tugas untuk mencari artikel koran dan majalah yang berkaitan dengan masalah kelangkaan.

G. Sumber dan Alat
Buku teks, OHP, spidol


Mengetahui ………, ………200….
Kepala Sekolah …. Guru Mata Pelajaran …



…………………... ………………………
NIP/NRK ……….. NIP/NRK …………...


Selengkapnya...

Rabu, 20 Mei 2009

PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang diperlukan secara untuh oleh semua manusia. Pendidikan bukan saja dituntut untuk mampu tetapi juga mau, Mengapa? ....... karena pendidikan itu sendiri merupakan proses merubah seseorang dari yang tadinya NOL (0) menjadi 1,2,3 atau lebih dan itu semua tergantung dari kemampuan serta kemauan.
Pendidikan merupakan proses mengisi dari sesuatu yang kosong menjadi ada, oleh sebab itu SALAH jika seseorang melihat keberhasilan pendidikan hanya dari kemampuan dalam meraih gelar, sertifikat dll tanpa melihat bagaimana proses pendidikan tersebut berdampak. Dampak yang dimaksud adalah positif sehingga individu tersebut dapat mandiri,dalam berkembang dan berinovasi serta mampu memberi bagi yang membutuhkan.
Jika pendidikan bisa seperti pernyataan diatas yakin cepat atau lambat banyak melahirkan individu yang cerdas dan berkualitas bukan hanya pintar/pandai, sebab pandai bisa diartikan positif juga negatif ( pandai mencipta tetapi juga pandai pandai menipu, memanfaatkan yang lain untuk kepentingan pribadi). CIPTAKAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS GBU!




Selengkapnya...

Kamis, 07 Mei 2009

ANEC 2009


ANEC 2009 dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2009 dengan pembicara Johan Yan.
Banyak hal didapat dengan motivasi yang ada dalam diri menjadikan orang itu akan berhasil (sukses), sebab Tuhan selalu punya rencana baik bagi manusia oleh sebab itu ketuklah maka pintu akan dibukakan bagi kita (mat 7:7)
Sangat menarik pelaksanaan ANEC, sebab dari optimisme itulah berangkat suatu tekat untuk maju dan meraih keberhasilan atau mimpi.

Selengkapnya...

Senin, 27 April 2009

KASIH KEKAL

MAWAS DIRI oleh Leah Hanaja

Apabila kita mengamati peristiwa-peristiwa sekarang ini yang terjadi di seluruh dunia, dan kita tidak bersikap acuh saja, kita mulai berpikir, akan dibawa kemana kita ini. Kalau kita masih ada di di bumi ini, lalu pada suatu saat kita dihadapkan pada satu keadaan yang menakutkan-entah itu bencana alam hebat, atau pergolakan di masyarakat yang membawa pengrusakan bahkan maut- bagaimanakah kita dapat selamat?


Mungkin saja kita hidup dalam suasana tentram aman di lingkungan di mana kita berada sampai kini. Untuk itulah kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yesus Juruselamat.


Namun ada baiknya kalau kita mau terima peringatan dari Tuhan Yesus tertulis di:

Efesus 5:15-16

"Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup; janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif - dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.


Yang disebut hari-hari jahat itulah sudah dinyatakan Tuhan ketika menjawab pertanyaan murid-muridNya. Pertanyaan itu tertulis di:

Matius 24:5-14

"Banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah, jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebaba bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena namaKu, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."

Tujuan kita semua tentu saja supaya selamat, maka sebagai orang yang arif kita mau tetap bertahan dalam iman pada Tuhan; sebab begitu banyaknya ajaran-ajaran yang menyesatkan (bahkan ada yang berkedok Injil Kristus) itu bisa saja membawa orang Kristen menyimpang dan keluar dari lingkungan dan perlindungan Tuhan sehingga tujuan supaya selamat tidak tercapai.

Maka alangkah baiknya kalau kita mau terima dan turut nasehat ini:

"Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat, sebab ia akan menimpa semua penduduk dunia ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya tahan berdiri dihadapan Anak Manusia." (Lukas 21:34-36)

Semua ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru (c) Lembaga Alkitab Indonesia, 1974. Hak Cipta © Kasih Kekal 2003,2004 Pengedaran diijinkan bila diberikan secara cuma-cuma.

Selengkapnya...

blogger templates | Make Money Online